Untuk pengguna Angkutan Umum atau Angkot ke UIN Malang hanya dengan membayar biaya 5.000 rupiah saja, Anda akan diajak berkeliling melihat suasana kota Malang sebelum nantinya sampai pada tujuan.
Angkot dari Terminal Arjosari, Stasiun ke kampus UIN Maulana Malik Ibrahim tetapi masih bingung jalur apa yang harus dipilih. Tenang saja sobat karena kami akan membagi informasinya supaya nantinya tidak salah dalam menaiki angkot.
Meskipun sekarang nasib angkot di Malang bisa dibilang memprihatinkan karena sepinya penumpang, akan tetapi di 2024 lagi ada pembahasan akan perubahan angkot malang yang sopirnya akan diberikan gaji bulanan. Meski kendaraan harus diupgrade dengan lebih baik juga terdapat fasilitas penyejuk ruang kabin yaitu AC.
Meski hal tersebut belum dapat diterapkan, akan tetapi semoga bisa diterapkan untuk supaya menjadi solusi lebih baik untuk transportasi umum khususnya di Kota Malang.
Angkot ke UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Kendaraaan berwarna biru yaitu Suzuki Carry sangat mudah dikenali, desain pintu lipat hanya pada bagian sisi kiri yang sengaja didesain untuk keamanan naik turun penumpang.
Untuk tarif angkot "AL" di Malang Rp. 5.000 saja untuk /orang, di terminal Arjosari Anda dapat dapat dengan mudah menemukan angkot dengan menunggunya pada pintu keluar masuk bus di Terminal Arjosari.
Sebelum menaiki angkot, pastikan untuk komunikasikan rute tujuan sobat yaitu ke UIN Maulana Malik Ibrahim. Nantinya diperjalanan sopir akan mengingatkan ketika Angkot sudah berada pada Kampus UIN.
Stasiun Malang Kota Baru yang menjadi stasiun terbesar ini memiliki 2 akses pintu keluar, yaitu Pintu Timur dan Pintu Barat.
Sedangkan untuk yang ingin menggunakan angkot ke UIN Malang harus memilih keluar melalui Pintu Barat, mengingat Angkutan Kota AL hanya lewat jalan di depan pintu tersebut.
Jika baru pertama datang di Stasiun Malang dan masih bingung akan Pintu Barat tersebut, sobat bisa tanyakan kepada petugas yang nantinya akan diarahkan keluar menuju pintu yang Anda inginkan.
Dikisaran tahun 2020an pembangunan Stasiun Kota Baru yang dahulunya stasiun tersebut hanya memiliki 1 akses keluar masuk, sejak adanya pembangunan tersebut Stasiun Malang memiliki 2 akses keluar masuk.
Beberapa orang menyebut pintu Barat dengan Pintu Lama mengingat memang sejak awal mulai dibangunnya Stasiun Malang Kota Baru, pintu barat adalah satu-satunya akses masuk menuju stasiun.
0 comments:
Post a Comment
Bila Anda baik, berkomentarlah yang baik. Terima kasih sudah berkunjung