Tempat Bersejarah Di Malang


Sewa Mobil Di Batu Malang

Paling Murah dan Nyaman

Mobil beragam
Agya, Avanza, Innova, Elf, Hiace
Menelusuri Tempat Bersejarah Di Malang rasanya bagi masyarakat malang sendiri mungkin bisa jadi akan sedikit penasaran mana saja tempat juga bangunan bersejarah di Malang baik tempat maupun bangunan bersejarahnya, bisa jadi anak muda sekarang seperti tak tersentuh oleh peristiwa bersejarah pada era dulu apalagi pada masa penjajahan.

Beberapa orang tua yang hingga sekarang masih hidup dan memang asli penduduk Malang rasanya akan banyak menyimpan cerita bersejarah tentang Malang ketika beliau yang ketika masa tersebut masih muda atau bahkan mengalami peristiwa yang tak terlupakan seputar tempat atau bangunan di Malang yaitu tentang tempat bersejarah di malang ini.

Tempat Bersejarah Di Malang

1. Gereja Ijen
Alamat : Jl. Buring No.60, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65112

tempat bersejarah di malang
suwich nonthabut
Bangunan yang satu ini pastinya sudah tak asing lagi bagi masyarakat asli Malang atau bahkan pendatang, ya berlokasi di tengah kota yaitu di kawasan Ijen Boulevard atau dahulu disebut Jl. Ijen. Berdiri sejak jaman era kolonial Belanda dan bagi yang teliti dengan bentuk bangunannya pastinya akan dapat menyimpulkan bahwa Gereja Ijen adalah salah satu bukti bersejarah yang hingga kini masih berdiri kokoh juga masih dipergunakan peribadatan umat kristen.

Bagi masyarakat luar malang lokasi Gereja Ijen akan sangat mudah ditemukan jika Anda mencoba mengcoba melewati kawasan tertib lalu lintas Ijen Boulevard dan Gereja tersebut berada di sisi utara Ijen Boulevard, jika pada hari minggu pagi akan terlihat ramai kendaraan terparkir di sekitaran Gereja tersebut yang kendaraan tersebut adalah kendaraan jemaat gereja yang sedang beribadat.

2. Toko Oen
Dibangun : tahun 1930

Berlokasi tepat di sisi utara Alun Alun Kota Malang, Toko Oen adalah sebuah restoran yang sudah berdiri sejak 1930 ketika Negara Indonesia masih dipimpin oleh sosok sejarawan besar yaitu Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno dan beliau juga pernah mengunjungi restoran tertua di Malang ini.

Menyajikan aneka menu pilihan dan yang paling terkenal sejak dahulu adalah sajian Es Krim yang hingga sekarang wisatawan luar Malang tetap banyak menyempatkan diri untuk merasakan rasa dari es krim di restoran tertua Toko Oen Malang, mungkin Anda salah satunya yang ingin mencoba kesana?

3. Gereja Immanuel
Alamat : Jl. Merdeka Barat,
Dibangun : tahun 1861

Jika sedang berada di Toko Oen atau Alun - Alun Kota Malang tempat bersejarah di malang yang satu ini pastinya tak sulit untuk mencarinya, Gereja Immanuel yang lokasinya tepat dipojokan perempatan jalan sisi utara alun - alun dan selatan Toko Oen Malang. Gereja ini sudah menjadi salah satu cagar budaya yang tak boleh diubah atau ditambah pada bangunan Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB).

Gereja Immanuel ini masyarakat sekitar menyebut dengan Gereja Jago karena terdapat ornamen besi berbentuk Jago yang hingga kini masih terlihat pada sisi atas bangunan Gereja. Bentuk bangunan bergaya Neo-Gothic yang merupakan perkembangan gereja pada abad ke 19 dan gereja ini dibangun pada tanggal 13 Juli 1861 yang diresmikan di bulan oktober tahun yang sama.

4. Monumen Pahlawan Trip
Alamat : Jl. Pahlawan Trip, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
monumen pahlawan trip malang

Lokasinya tak jauh dari Gereja Ijen yang bisa ditempuh hanya berjalan kaki 1 menit saja dan ini juga menjadi mempunyai cerita sejarah tersendiri yang berhubungan dengan kemerdekaan Indonesia.

Tugu peringatan yang menggambarkan 2 pemuda berseragam tentara dengan membawa senjata yang gugur memperjuangkan Kota Malang dari Agresi Militer Belanda pada tahun 1987.

Tak jauh dari monumen ini terdapat 1 pemakaman massal cukup besar yang didalamnya dimakamkan 35 tentara dan nama tentara tersebut dituliskan pada plakat tak jauh dari makam tersebut, pada moment tertentu makam ini sengaja dibuka untuk memberikan kesempatan peziarah untuk bisa mendoakan para pejuang yang telah gugur melawan penjajah.


0 comments:

Post a Comment

bila Anda baik, berkomentarlah yang baik. Terima kasih sudah berkunjung