Penyakit Diabetes Gejala Penyebab dan Cara Mengobati


Sewa Mobil Di Batu Malang

Paling Murah dan Nyaman

Mobil beragam
Agya, Avanza, Innova, Elf, Hiace
Pentingnya mengetahui tentang Penyakit Diabetes Mellitus atau biasa disebut Penyakit Kencing Manis dari mulai gejala diabetes juga penyebab penyakit diabetes hingga cara mengobati diabetes dengan aman, pencegahan diabetes melitus yaitu salah satunya adalah menghindari makanan penyebab diabetes melitus akan lebih baik.

Sebelum membahas tentang lebih jauh mengenai penyakit diabetes melitus alangkah lebih baik kita mengetahui dahulu lebih jelas tentang " Apa itu penyakit diabetes melitus ". 


Apa itu Penyakit Diabetes Mellitus dan Gejalanya

penyakit diabetes mellitus

Penyakit Diabetes atau biasa disebut Kencing Manis adalah suatu penyakit atau gangguan metabolik yang terjadi ketika pankreas atau biasa disebut kelenjar ludah perut tak cukup untuk memproduksi cukup insulin atau tubuh kita tidak cukup menggunakan insulin secara efektif.

Jadi seseorang yang mengalami peningkatan kadar gula darah diatas 126mg/dl atau gula darah acaknya sekitar 200mg/dl yang disertai beberapa gejala yang sering terlihat atau khas seperti :
  • Banyak kencing ( Polyuria )
  • Banyak minum ( Polydipsia )
  • Banyak makan ( Polyfagia )
Besar kemungkinan seseorang tersebut dengan beberapa indikasi diatas bisa dikatakan juga sebagai pengidap Diabetes. 

Banyak pertanyaan yang sering dirasakan seseorang penderita biasanya seputar tentang keluhan indikasi diabetes sebagai berikut :
  • Kenapa ya saya kok sering merasa haus? 
  • Apakah normal jika saya sering buang air kecil dalam 1 hari hingga beberapa kali?
  • Apakah banyak makan adalah indikasi adanya gangguan pada organ dalam tubuh?
  • Kenapa ya bekas buang air saya terlihat dikerumuni semut.
  • Badan saya kok terasa lemes dan kurang semangat?
Banyak pertanyaan yang jika dirangkum memang beberapa pertanyaan diatas merujuk pada suatu diagnosis yang besar kemungkinan adalah gejala Diabetes atau penyakit kencing manis.

Bagaimana Diabetes Bisa Terjadi?

Setiap hari kita mengkonsumsi yang namanya makanan juga minuman, dan dari makanan dan minuman tersebut ada yang mengandung karbohidrat atau gula. Lalu makanan yang mengandung karbohidrat yang masuk kedalam tubuh kita akan diolah menjadi menjadi energi, jadi sumber energi tubuh kita memang juga didapat dari sumber energi termasuk karbohidrat.

Lalu makanan karbohidrat yang masuk kedalam tubuh kita tadi dirubah menjadi Glukosa dan glukosa tersebut menjadi energi bagi otak kita, jantung kita dan otot-otot kita supaya bisa bergerak secara normal dan baik.

Secara teori tubuh dalam mengolah karbohidrat menjadi Glukosa membutuhkan yang namanya hormon insulin, dan hormon insulin sendiri hanya diproduksi oleh organ tubuh kita yang bernama kelenjar ludah perut atau biasa disebut pankreas sesuai dengan kebutuhan harian.

Jika kita terus menerus mengkonsumsi makanan dengan kadar gula yang tinggi seperti permen, minuman bersoda dan makanan lain yang memiliki nilai kadar gula yang tinggi. Lama kelamaan akan terjadi gangguan dalam penyerapan gula darah dan secara otomatis akan terjadi peningkatan kadar gula dalam darah kita tadi.

Sebagai respon dari hal tersebut pankreas akan terus berusaha menghasilkan insulin melebihi batas sewajarnya, hal ini adalah sebagai respon untuk mengimbangi kadar gula yang masuk kedalam tubuh. Dengan semakin banyaknya insulin yang diproduksi menjadikan penyerapan gula terlalu cepat dan hal inilah yang menyebabkan Anda ingin terus mengkonsumi makanan manis.

Akibat dari siklus yang terus menerusnya dan berulang ulang menjadikan respon terhadap kerja insulin menjadi kurang sensitif, hal inilah yang menjadikan banyaknya gula yang tertinggal di dalam darah yang biasa disebut insulin resistan.

Fenomena ini menjadikan dampak buruk yaitu sel-sel tubuh kita menjadi hilang sensifitasnya terhadap insulin, hal tersebut terkadang ditambah kelelahannya organ pankreas karena terlalu keras bekerja terus menerus menghasilkan insulin. Akibat dari hal ini persentase kerja pankreas menjadi menurun bahkan melemah jauh dari kondisi normal.

Lalu kenapa diabetes disebut juga Kencing Manis ya? mungkin hal berikut menjadikan alasan mengapa dinamakan kencing manis.

Karena pada zaman dahulu jauh sebelum perkembangan teknologi alat kedokteran seperti sekarang ini, untuk dapat mengetahui si pasien menderita penyakit diabetes adalah dengan mencicipi urine atau air kencing si pasien.

Untunglah dengan perkembangan teknologi, pihak medis tak perlu melakukan hal tersebut dan perkembangan teknologi dapat membantu dalam dunia medis saat ini.

Lalu kenapa penderita diabetes akan sering buang air kecil dalam beberapa jam saja? beberapa penjelasan berikut bisa menjadi alasan utamanya.

Gula yang berlebih dalam darah akan berakhir dalam Ginjal, dan sebagai respon dari kadar gula yang berada pada ginjal. Secara otomatis akan dikeluarkan supaya kadar gula yang menumpuk bisa segera dikeluarkan, dan itulah sebabnya penderita kencing manis atau penderita diabetes akan sering buang air kecil atau kencing.

Lalu kenapa juga penderita kencing manis akan sering merasa haus ?

Yups sobat sehat, hal yang sering dirasakan oleh penderita diabetes yang sering merasa haus karena dengan seringnya buang air kecil secara otomatis cairan tubuh akan banyak berkurang dan penderita akan merasakan haus 


0 comments:

Post a Comment

bila Anda baik, berkomentarlah yang baik. Terima kasih sudah berkunjung