Anda sedang sibuk mencari layanan transportasi ke Kota Batu baik mulai Trans Jatim, Angkutan Kota, berbasis aplikasi, taksi maupun sewa kendaraan. Simak ulasan berikut sebagai pertimbangan yang mana yang akan dipilih sesuai keinginan maupun kebutuhan.
Malang memiliki beberapa stasiun, salah satunya adalah Malang Kota Baru yang menjadi terbesar dengan 2 akses/pintu pada sisi timur (baru) dan pada sisi barat (lama). Keduanya masih sama-sama aktif digunakan hingga sampai saat ini tahun 2025.
Ketika turun di Stasiun Malang Kota Baru, Anda bisa memilih keluar melalui pintu barat ataupun timur, jika bingung pastikan untuk bertanya kepada petugas supaya dipandu dalam akses menuju pintu yang sobat inginkan.
Stasiun malang ke batu naik apa?
Dari Stasiun Malang Kota Baru ke Batu Anda bisa memilih naik Trans Jatim, Transportasi Online (Grab, Gojek, Maxim) atau Angkot (Angkutan Kota) dengan biaya yang murah untuk layanan sekali antar atau Drop.
Pilihan lainnya bisa naik Taksi jika hanya untuk 1 tujuan atau layanan jasa sewa mobil jika mempunyai tujuan wisata yang banyak dalam 1 hari, akan tetapi harga yang ditawarkan memang akan lebih tinggi.
Lalu untuk yang masih bingung masalah titik lokasi tiap-tiap transportasi tersebut, baik Trans Jatim, Transportasi Online ataupun Angkot. Berikut penjelasan rinci setelah kereta api yang sobat naiki tiba di Stasiun Malang.
Sejak diresmikannya Trans Jatim koridor 1 pada 20 November 2025, Anda bisa lebih mudah berkunjung ke Kota Batu dengan sekali jalan tanpa oper kendaraan lain. Bus berwarna biru bertuliskan "Gajayana" bisa menjadi pilihan perjalanan ke Kota Wisata.
Trans jatim stasiun malang ke batu
Anda bisa naik Trans Jatim Gajayana Koridor 1 dari Stasiun Malang ke Terminal Batu dengan biaya Rp. 5.000 saja, tidak perlu oper kendaraan lain baik mulai di Pintu Timur atau Shelter Pintu Barat Stasiun.
Anda juga bisa naik Trans Jatim dari Stasiun Malang Kota Baru ke Jatim Park 2, BNS maupun Batu Ekonomis Park (Eks Predator Park) dengan biaya Rp. 5.000 dan turun tepat di area Drop Zone ketiga tempat wisata tersebut. Tidak perlu lagi oper ke kendaraan lain cukup sekali naik saja bisa sampai tujuan.
Pastikan Anda mengetahui bagaimana Cara Naik Trans Jatim Malang sebelum memutuskan untuk memilihnya transportasi tersebut dalam pengantaran perjalanan Anda.
Dari stasiun malang ke batu naik Angkot apa?
Dari Stasiun Malang Kota Baru ke Batu, pilih "Angkot AL" tujuan Terminal Landungsari dan kemudian berlanjut naik "Angkot BL" tujuan Terminal Batu. Pastikan Anda keluar melalui Pintu Barat (Pintu Lama) untuk dapat menemukan angkutan kota tersebut, mengingat terdapat 2 pintu yaitu Timur dan Barat. Berikut rincian penjelasannya.1. Stasiun-Landungsari
Jika kereta yang Anda naiki sudah tiba di Stasiun Malang yaitu Kota Baru pastikan untuk memeriksa barang bawaan supaya tak ada yang tertinggal, Anda akan diarahkan oleh petugas kereta api untuk menuju ke pintu keluar stasiun sisi barat (Pintu Lama). Mengingat sejak adanya pembangunan, Stasiun Malang menjadi mempunyai 2 pintu yaitu Pintu Timur ( Baru ) dan Pintu Barat ( Lama ).
Jadi untuk Anda yang menginginkan menggunakan transportasi Angkot Ke Batu, usahakan untuk memilih keluar melalui Pintu Barat. Jika sudah berada di pintu keluar Stasiun Malang ( Pintu Barat ), berjalanlah ke arah kanan sekitar 50 meter untuk memastikan Anda benar - benar berada di Depan pas Stasiun Malang.
Pertama Anda tunggu Angkot jalur AL warna biru dari stasiun malang dengan tujuan Terminal Landungsari, untuk awal jam operasional angkot di malang dahulu mulai 05:00 hingga 21:00 wib. Akan tetapi seiring meningkatnya kompetitor sektor transportasi, sekarang masih sering terlihat pada pagi hingga siang hari saja. Meskipun jam ini tak menjadi acuan baku yang bisa saja berubah karena memang hal ini tergantung pak sopir angkotnya.
Naik Angkot tersebut dan Anda akan diajak berkeliling dikawasan Kota Malang hingga sampai pada tujuan akhir yaitu di Terminal Landungsari Malang, untuk biaya sekali antar antara Rp. 5.000 saja atau siapkan uang pas untuk mempermudah perjalanan Anda.
2. Landungsari-Batu
Jika sudah sampai di terminal Landungsari, Anda bisa memilih angkot BL warna ungu dengan tujuan Terminal Batu. Sedangkan untuk angkot Malang Ke Batu usahakan untuk tak sampai malam hari karena angkot jalur Malang ke Batu akan jarang terlihat karena kebanyakan hingga sore hari saja.
Untuk tarif angkot per naik Rp. 5.000 saja, jadi untuk tarif angkot stasiun malang ke batu membutuhkan biaya Rp. 10.000-an saja karena harus menaiki angkot 2 kali atau oper jika sudah sampai di terminal Landungsari Malang.
Kota Batu yang sekarang sudah menjadi kota mandiri dengan tingkat kunjungan yang kian tahun kian meningkat menjadikan perputaran ekonomi dan salah satunya pada sektor transportasi memang semakin baik, penyumbang terbesar dari meningkatnya ekonomi yaitu sektor pariwisata. Banyaknya tempat wisata yang sengaja dibangun untuk bisa menarik minat wisatawan dari lokal hingga asing memang terbukti ampuh hingga sekarang ini.
Stasiun malang ke batu naik grab
Dari Stasiun Malang ke batu bisa naik Grab/Gojek baik di Pintu Timur maupun Pintu Barat. Untuk penjemputan Grabcar atau Gocar pada pintu timur biasanya Anda akan dikenakan tambahan parkir masuk 5.000. Jika pada pintu barat, Anda tidak dikenakan biaya parkir tambahan tetapi harus menyeberang menuju titik lokasi khusus Pick Up Point.
Tarif harga Grab Stasiun Malang ke Batu berkisar Rp. 40.000 - 50.000 (Motor) dan Grab Mobil Rp. 150.000 - 200.000 (Mobil), hal tersebut tergantung kondisi dan biasanya akan meningkat pada momen atau kondisi tertentu.
Titik penjemputan / pick up point Grab/Gocar Stasiun Malang pintu barat berada di Taman Trunojoyo (3 Patung Singa) sebarang pintu keluar, area khusus ini telah ditentukan oleh pihak pengelola stasiun untuk transportasi online berbasis aplikasi.
Untuk pemilihan layanan transportasi semua itu tergantung kebutuhan, sehingga pastikan untuk mengatur perjalanan dengan tepat sehingga lebih aman dan nyaman.


